Pages

FORZA JUVE !

FORZA JUVE !

Senin, 02 Juni 2014

Teori Laporan Ilmiah dan Contohnya

PENGERTIAN

            Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah.

            Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu.

            Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :

a. Laporan Lengkap (Monograf)
  • Menjelaskan proses penelitian secara menyeluruh.
  • Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
  • Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
  • Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
  • Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b. Artikel Ilmiah
  • Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
  • Isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
  • Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.
c. Laporan Ringkas
            Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).


CIRI - CIRI LAPORAN YANG BAIK

Laporan yang baik mendukung beberapa hal antara lain:

  • Penggunaan bahasa yang ilmiah (baku). 
  • Dalam penulisan laporan hanya menerima tulisan dengan jenis perintah bukan tanya.
  • Laporan disertakan dengan identifikasi masalah
  • Data yang lengkap sebagai pendukung laporan
  • Adanya kesimpulan dan saran
  • Laporan dibuat menarik dan juga interaktif

SYARAT LAPORAN ILMIAH

Suatu karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut :
  1. Penulisannya berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya
  2. Pembahasan masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta
  3. Tulisan harus lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
  4. Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
  5. Tulisan disusun dengan metode tertentu
  6. Tulisan disusun menurut sistem tertentu
  7. Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.

PERSYARATAN BAGI PEMBUAT LAPORAN (menurut Mukayat Brotowidjojo)
  • memiliki pengetahuan tangan pertama;
  • memiliki sifat tekun dan teliti;
  • bersifat objektif;
  • kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan;
  • kemampuan mengatur fakta secara sistematis;
  • pengertian akan kebutuhan pembaca.

FORMAT LAPORAN ILMIAH

            Ada berbagai macam format penulisan. Namun perbedaan di antara format format yang ada jangan terlalu dipermasalahkan. Hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Pembaca dapat memahami dengan jelas bahwa penelitian telah dilakukan tujuan dan hasilnya.
  2. Langkah – langkah medannya jelas , agar jika pembaca tertarik dapat mengulang kembali.
            Pada dasarnya ada dua bentuk sistematika penulisan ilmiah ,Yaitu penulisan proposal penelitian dan laporan hasil penelitian. Pada umumnya sistematika penulisan proposal penelitian danpenulisan laporan penelitian sebagai berikut :

Bagian awal

  1. halaman judul
  2. Halamn persetujuan dan pengesahan (pada laporan penelitian ,sebelum halaman kata pengantar dicantumkan intisari /abstrak)
  3. Halamn kata pengantar atau prakata
  4. Daftar isi
  5. Daftar tabel (jika ada)
  6. Daftar gambar (jika ada)
  7. Daftar lampiran (jika ada)
Bagian Utama

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan masalah
  3. Tujuan penelitian
  4. Ruang lingkup
  5. Manfaat penelitian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  1. Landasan teori/ tinjauan teoretis
  2. Kerangak teori
  3. Kerangka konsep
  4. Hipotesis atau pertamyaan penelitian (jika ada hipotesis)
BAB III METODE PENELITIAN ATAU CARA PENELITIAN

  • Jenis penelitian
  • Populasi sample (untuk penelitian disertai unit penelitian )
  • Variabel penelitian (untuk penelitian laboratorium / eksperimental, sebelum variabel penelitian dicantumkan bahan dan alat)
  • Definisi operasioanal variabel atau istilah –istilah lain yang digunakan untuk memberi batasan operasional agar jelas yang dimahsud dalam penelitian itu.
  • Desain / rancangan penelitian ( tidak harus , kecuali pada penelitian eksperimental)
  • Lokasi dan waktu penelitian
  • Teknik pengumplan data.
  • Instrumen penelitian yang digunakan
  • Pengolahan dan Analisis data
Khusus laporan penelitian dilanjutkan dengan bab IV -VI berikut ini :
BAB IV – HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V – KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI – RINGKASAN
Bagian Akhir
1. Daftar pustaka
2. Lampiran – lampiran;
  • Instrumen penelitian
  • Berbagai data sekunder yang diperlukan
  • Anggaran penelitian
  • Jadwal penelitian

Daftar Pustaka :



CONTOH LAPORAN ILMIAH SEDERHANA


PENELITIAN TENTANG KEMACETAN DI JAKARTA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di negara-negara berkembang, salah satunya di Indonesia, pertumbuhan penduduk adalah masalah yang paling sulit untuk diatasi, ditambah kesenjangan perekonomian yang hanya terpusat pada kota-kota besar, terutama di Jakarta, membuat penduduk luar Jakarta memilih untuk bertransmigrasi ke Jakarta untuk memperbaiki perekonomiannya. Hal ini menyebabkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan penduduk terpadat. Hal itu menyebabkan berbagai masalah, salah satunya yaitu kemacetan. Jakarta dianggap sebagai salah satu kota dengan tingkat kemacetan paling ekstrim dimana dalam kutipan BBC News Magazine, untuk mencapai jarak 2KM, membutuhkan waktu sekitar 30 Menit.

1.2 Rumusan Masalah

1.       Apa yang menyebabkan kemacetan di Jakarta?
2.       Apa dampak kemacetan di Jakarta?
3.       Bagaimana upaya untuk menanganinya?

1.3 Tujuan Penelitian

1.       Mengetahui penyebab kemacetan di Jakarta
2.       Mengetahui dampak yang timbulkan dari kemacetan di Jakarta
3.       Mengetahui upaya pemecahan kemacetan di Jakarta


BAB II

PERMASALAHAN

2.1 Pengertian Kemacetan di Jakarta

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta. Kemacetan lalu lintas menjadi masalah sehari – hari di Jakarta.

2.2 Penyebab Terjadinya Kemacetan di Jakarta

Provinsi DKI Jakarta selalu diidentikkan dengan kemacetan. Pengamat kebijakan publik, Andrinof Chaniago memaparkan, ada sembilan hal yang menjadi penyebab macet di ibu kota.

Pertama, ruas jalan jauh di bawah kebutuhan normal yang seharusnya 20 persen dari total luas kota. Saat ini, lahan jalan Jakarta hanya 6,2 persen saja dari total lahan.

Kedua, moda angkutan umum belum sesuai dengan kebutuhan di kota besar. Menurut Andrinof, angkutan umum utama di Jakarta harusnya berupa bus dan kereta yang bisa mengangkut penumpang dalam jumlah besar.
"Namun, yang terjadi saat ini Jakarta masih dilayani 16 ribu angkot. Jumlah angkot harus diciutkan drastis," kata dia saat memberikan kultwit di akun Twitter-nya @andrinof_a_ch.

Penyebab ketiga yaitu minimnya jembatan penyeberangan orang atau terowongan penyeberangan orang. Sehingga orang kerap kali menyeberang beramai-ramai saat arus lalu lintas sedang tinggi. Ini tentu menghambat laju kendaraan.

Keempat, karena kebijakan perumahan perkotaan yang salah. Rumah susun di Jakarta jumlahnya amat kecil. Akibatnya, orang menyebar ke daerah pinggir. "Penyebaran rumah ke pinggir membuat orang lama dan banyak berada di jalan," ujar Andrinof. 

Penyebab kelima karena banyaknya persimpangan jalan yang belum memiliki bangunan fly over maupun underpass.

Keenam, angka urbanisasi dan pertumbuhan penduduk di pinggir Jakarta amat tinggi. Jumlahnya di atas 4,5 persen per tahun. Sementara, mayoritas dari mereka bekerja di Jakarta.

Penyebab ketujuh, yaitu karena banyaknya titik bottleneck, seperti di pintu-pintu masuk jalan tol.

Sementara penyebab nomor delapan yaitu karena kurangnya angkutan massal seperti bus dan kereta. 

Penyebab terakhir, yaitu karena buruknya tata ruang dan kesalahan pemberian ijin bangunan seperti mall dan ruko. "Di luar sembilan penyebab tersebut, ada dua masalah fundamental di masa lalu, yaitu kepemimpinan birokrasi dan tata kelola anggaran," ujar pengamat dari Universitas Indonesia itu.

2.3 Dampak Terjadinya Kemacetan di Jakarta

Dampak Terhadap Perekonomian

Dewan Transportasi Kota Jakarta menyebutkan kerugian akibat kemacetan sepanjang tahun ini mencapai Rp 28 triliun. Secara nasional, kerugiannya hingga Rp 32 triliun. Karena macet, banyak para pengguna jalan kehilangan waktu dan sebagainya. Selama 2011, kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp 28 triliun atau 32 triliun untuk angka kerugian akibat macet secara nasional. Angka itu berasal dari bahan bakar terbuang, waktu pengguna yang terbuang dan kerusakan lingkungan akibat gas karbon. Selanjutnya dikatakan bahwa tingkat kemacetan lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya sudah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan. Dampak ekonomi yang cukup tinggi (Rp 30 triliun per tahun) merupakan indikator mutlak bahwa perlu diupayakan secepatnya program untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.
Dampak Terhadap Psikologis
Macet di Jakarta sudah menggila dan membuat stres semua orang. Kalangan pengusaha pun khawatir macet di ibukota bisa membawa dampak psikologis pada karyawan dan pada akhirnya bisa menurunkan produktivitas. Selain dampak psikologis yang bisa menurunkan produktivitas karyawan, macet di ibukota juga telah meningkatkan biaya produksi yang lebih besar. Karenanya, para pengusaha pun berniat untuk untuk memindahkan usahanya ke luar negeri.

Dampak Terhadap Kesehatan

Kemacetan merupakan “makanan” sehari-hari penduduk di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti di Jakarta. Setiap partikel karbondioksida yang dikeluarkan oleh kendaraan pun menjadi bagian yang membahayakan bagi para pengguna jalan dan penduduk di sekitar daerah kemacetan. Penyakit pernapasan, jantung, dan kanker adalah sebagian efek samping yang kerap menjadi perhatian. University of Southern California yang menganalisis efek polusi udara terhadap kesehatan otak 7.500 wanita di 22 negara bagian di Amerika Serikat, melaporkan bahwa gas buangan kendaraan bermotor dapat memengaruhi kapasitas mental, inteligensi, dan stabilitas emosi. Berdasarkan hasil penelitian di Belanda, menghirup asap kendaraan bermotor selama 30 menit dapat meningkatkan intensitas kerja otak yang memengaruhi perilaku, kepribadian, kemampuan mengambil keputusan, dan meningkatkan stres. Dalam penelitian lain di Columbia University dan Harvard University ditemukan bahwa 90 hari terekspos dengan polusi udara dapat memengaruhi molekul gen bayi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di New York, Boston, Beijing, dan Krakow didapatkan bahwa anak-anak yang tumbuh di sekitar daerah dengan emisi CO2 yang tinggi memiliki tingkat inteligensi yang lebih rendah. Mereka juga lebih mudah mengalami depresi, kecemasan, dan kesulitan konsentrasi. Selain anak-anak, orang dewasa pun dapat merasakan pengaruh dari emisi CO2, yaitu mengalami masalah ingatan dan pikiran, serta kemungkinan meningkatnya risiko terkena penyakit Alzheimer dan Parkinson. Tingkat polusi udara yang tinggi akibat kendaraan bermotor juga memengaruhi kandungan. Heather Volk dari USC Keck School of Medicine menemukan bahwa ibu-ibu yang tinggal 1.000 kaki dari jalan raya di Los Angeles, San Francisco, dan Sacramento kemungkinan besar akan melahirkan anak dengan gangguan autisme. Sebuah penelitian jangka panjang yang dikembangkan oleh Frederica Perera dari Columbia University’s Center for Children’s Enviromental Health menunjukkan adanya pengaruh buruk dari emisi CO2 terhadap kandungan. Perkembangan kapasitas mental yang lambat, tingkat IQ yang lebih rendah, serta tingkat kecemasan, depresi, dan kesulitan konsentrasi merupakan sebagian dari efek samping yang dihasilkan. (Sumber: www.jagatreview.com)

2.4 Upaya Pemecahan Kemacetan di Jakarta

Parking surcharge, bukan road pricing

Road pricing bagus, tapi repot pelaksanaannya dan rawan pelanggaran. Ada cara lebih mudah dan efektif: kenakan saja biaya parkir tambahan yang cukup tinggi (Rp 20.000 per sekali masuk?) di luar biaya parkir resmi buat seluruh kendaraan yang parkir di kawasan bisnis utama Jakarta. Orang akan enggan membawa mobil ke kawasan tersebut . Kalaupun membawa mobil, kalau sudah parkir akan enggan mengeluarkannya lagi. Untuk bepergian mereka akan terdorong untuk memilih berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum.

Jalur pejalan kaki bukan jalur sepeda

Supaya orang tidak sedikit-sedikit membawa mobil, trotoar harus tersedia di semua jalanan padat di Jakarta. Dengan demikian, untuk keperluan singkat -- makan siang, misalnya -- orang tak perlu berkendara. Jalur pejalan kaki yang baik juga akan merangsang orang untuk naik kendaraan umum. Sekarang ini kalau Anda turun bus Trans-J di Jalan Buncit Raya, misalnya, Anda akan bingung: mau jalan dimana, tidak ada trotoar?Membangun jalur sepeda saat ini terlalu berlebihan. Jakarta terlalu luas, sepeda bukan solusi transportasi. Kendaraan umum plus jalur pejalan kaki yang baik lah solusi yang tepat.


Berlakukan undang-undang tenaga kerja untuk pekerja transportasi


Saat ini sopir dan pembantu sopir metro-mini dan mikrolet tidak diikat dalam perjanjian kerja yang jelas, yang sesuai dengan peraturan perburuhan. Mereka tidak digaji tetapi dikenai target setoran (dan mendapatkan kelebihannya). Mereka pun terdorong untuk berperilaku seperti yang kita lihat seekarang: berhenti sembarangan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, ngetem, main serobot, dan sebagainya. Akibatnya, mereka menambah keruwetan lalunlintas yang sudah padat. Kalau mereka digaji seperti tenaga kerja lain dorongan untuk bersaing merebut penumpang akan berkurang dan bisa diharapkan mereka akan mengendarai mobil dengan lebih tertib.

Secara bertahap perbaiki kualitas kendaraan umum

Kendaraan umum di Jakarta, terutama metromini dan yang sejenisnya, banyak yang sudah tak layak jalan. Sering mogok dan tak nyaman dinaiki. Kalau sudah mogok menutupi jalan. Tidak perlu diganti seluruhnya secara langsung. Bertahap saja. Persyaratan untuk pengadaan baru ditambah (misal, perlu pakai pendingin udara).

Normalisasi jalan

Jalan di Jakarta banyak yang tidak standar: lajur menyempit mendadak atau malah hilang, lajur putar balik atau belok kanan tidak ada sehingga mengganggu kendaraan yang mau lurus, dan sebagainya. Ketimbang membangun jalan baru, Pemda DKI lebih baik menormalisasi jalan-jalan yang tak standar ini. Tentu perlu pembebasan tanah, terutama disekitar persimpangan tapi pasti tanah yang perlu dibebaskan tak akan sebanyak kalau membangun jalan baru.

Marka jalan dibuat lagi

Sebagian besar jalan di Jakarta tak punya maraka-marka jalan -- pembatas antar lajur, penanda arah lajur, garis berhenti di perempatan, dan sebagainya. Marka-marka jalan harus dibuat lagi supaya pengendara bisa lebih disiplin dan kalau melanggar bisa ditilang.  Sangat memalukan bahwa Jakarta tak bisa membuat marka jalan dengan benar. Lihatlah Surabaya atau Yogyakarta. Jalan-jalan di sana mulus rapi dan dengan dilengkapi marka yang lengkap dan jelas tak seperti Jakarta yang jalnnya bipeng-bopeng serta polos tanpa tanda apa-apa untuk membantu pengendara.

Aturan lalu lintas ditegakkan benar

Pengendara harus diajari disiplin. Setiap pelanggaran harus ditilang. Kendaraan yang tak memenuhi syarat -- terutama kendaraan umum -- harus dikandangkan. Saya yakin dengan 7 langkah mudah di atas, lalu lintas Jakarta akan menjadi jauh lebih baik. Jumlah kendaraan yang lalu lalang akan berkurang, kendaraan umum akan diminati, dan orang akan rela untuk berjalan kaki untuk tujuan-tujuan dekat.

BAB III
PENUTUP

A.     KESIMPULAN

Setelah membaca makalah di atas, dapat disimpulkan bahwa :
  • Kemacetan merupakan situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan.
  • Kemacetan terjadi karena jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan yang masih di bawah kapasitas normal dan dapat disebabkan faktor – faktor lain.
  • Dampak kemacetan dapat berimbas terhadap berbagai aspek seperti aspek ekonomi, psikologis dan kesehatan.
  • Cara menanggulangi dan atau meminimimalisir kemacetan adalah dengan pembangunan sarana dan prasarana bagi para pengguna jalan serta kesadaran diri dari pemakai jalan.

B.     SARAN

Kepada masyarakat agar lebih menaati peraturan lalu lintas dan manfaatkanlah transportasi umum sehingga penggunaan kendaraan pribadi dapat diminimalisir. Bagi pemerintah agar membangun sarana dan prasarana yang memadai bagi pengguna jalan sehingga dapat memberikan kenyamanan dan meminimalisir kemacetan.

DAFTAR PUSTAKA



Jumat, 02 Mei 2014

Contoh Karangan Popouler

BANK INDONESIA UBAH LIMBAH UANG MENJADI SOUVENIR CANTIK

            Bank Indonesia adalah lembaga keuangan negara yang bertugas mengedarkan dan menarik kembali uang dari masyarakat terhadap semua uang yang beredar. Dari semua uang yang diedarkan dan kembali ke Bank Indonesia, tidak sedikit ditemukan sudah dalam konsidi tidak layak. Uang yang dianggap tidak layak karena rusak akibat streples atau terdapat coretan. Uang-uang kertas tersebut kemudian dikumpulkan untuk diracik yang kemudian akan dimusnahkan. Melihat bayaknya uang yang harus dimusnahkan, Perwakilan Bank Indonesia Solo dan Yogyakarta berinisiatif memanfaatkan limbah uang kertas tersebut agar lebih bermanfaat.
            Di Solo, tiap hari memproduksi rata-rata 200 kilogram uang tidak layak edar. Limbah uang kertas berbentuk briket tersebut tidak bisa dibakar karena dapat mencemari lingkungan. Maka, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo bekerja sama dengan perajin kertas koran bekas, Siti Aminah, untuk mengolah limbah uang kertas menjadi bahan baku kerajinan. Sebagai tahap awal, Siti Aminah pernah memproduksi buku catatan dan wadah dari limbah uang kertas yang kemudian dia berencana membuat cenderamata, keranjang sampah, dan pembungkus makanan atau batik dari limbah uang kertas.
            Sedangkan di Yogyakarta, dalam tiap bulannya KPBI Daerah Istimewa Yogyakarta menerima sekitar Rp 203 miliar uang yang harus dimusnahkan. Pada tahun 2013 saja KBPI DIY menerima sekitar Rp 213 miliar jumlah uang yang rusak. Bekerja sama bekerja sama Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM), KPBI DIY berhasil memanfaatkan limbah uang kertas menjadi sebuah souvenir, dari gantungan kunci hingga tempat pulpen yang semuanya memanfaatkan hasil dari limbah uang kertas tersebut. Untuk sementara, souvenir cantik hasil limbah uang kertas tersebut masih digunakan sendiri di kalangan KPBI DIY.



Kamis, 01 Mei 2014

Contoh Proposal

PROPOSAL KEGIATAN PENTAS SENI “SHOW YOUR ACT! SMA WIDURI 46 2013

1.   Latar Belakang

            Dalam memperingati ulang tahun SMA Widuri 46 ke 7, OSIS SMP WIDURI 46 menyelenggarakan rangkaian kegiatan pentas seni yang memiliki nilai unsur kretifitas. OSIS SMA WIDURI 46 memiliki keinginan kepada para siswa SMA Widuri 46 untuk menunjukkan kreativitas yang ada di setiap diri siswa untuk menumbuhkan kepekaan rasa estetik dan artistik sehingga terbentuk sikap kritis, apresiatif dan kreatif pada diri siswa secara menyeluruh.
            Oleh karena itu OSIS SMA Widuri 46 telah menyusun rangkaian jenis kegiatan pentas seni yang akan di selenggarakan, diantaranya Lomba PUISI, Festival MODERN DANCE, Festival MISS Sekolah dan Festival BAND antar pelajar, yang diharapkan mampu memunculkan kreativitas siswa.

 2.   Tujuan
  • Memperingati dan memaknai hari ulang tahun SMA Widuri 46 ke 7
  • Menjadikan ajang Pentas Seni sebagai wadah bagi para siswa SMA Widuri 46 untuk menumbuhkan jiwa dalam seni dan kreativitas
  • Memupuk jiwa sportifitas dalam berlomba di antara para siswa
  • Memupuk kegiatan positif sebagai penerus generasi bangsa

3.   Acara Kegiatan

“SHOW YOUR ACT!” SMA Widuri 46 2013 


4.   Anggaran Biaya Kegiatan

No
Sumber Dana
Jumlah
1.
Donasi Sekolah
    Rp     5.000.000
2.
Kas OSIS
    Rp         750.000
3.
Kas Tiap Kelas (300.000 x 15 kelas)
    Rp     4.500.000
4.
Sponsor
    Rp     7.000.000
Total
    Rp  17.250.000









No
Pengeluaran
Jumlah
1.
Hadiah
    Rp    2.500.000
2.
Guest Star
    Rp    8.000.000
3.
Sewa panggung
    Rp    5.000.000
4.
Sound system
    Rp    1.000.000
5.
Konsumsi
    Rp       600.000
6.
Biaya lain – lain
    Rp        150.000
Total
    Rp  17.250.000











5.   Kategori Kegiatan
  • Lomba Menulis dan Membaca PUISI
  • Festival MISS Sekolah
  • MODERN DANCE AND BANDS


6.   Syarat – syarat lomba

Lomba Menulis dan Membaca Puisi
  1. Ketentuan lomba
    • Siswa atau siswi SMA Widuri 46
    • Setiap kelas wajib menampilkan seorang peserta.
    • Puisi adalah karya sendiri atau teman sekelas yang belum pernah di publikasikan.
    • Tema bebas tapi tidak mengadung SARA.
    • Durasi tampilan tiap peserta maksimal 5 menit
  2. Kriteria penilaian
    • Ketepatan ekspresi dengan tema puisi
    • Ketepatan Intonasi dan Artikulasi          

Lomba Miss Fashion Show
  1. Ketentuan lomba
    • siswi SMA Widuri 46
    • Setiap kelas wajib menampilkan seorang peserta
    • Tema bebas tapi utamakan nilai – nilai kesopanan
    • Durasi tampilan tiap peserta maksimal tiga menit
  2. Kriteria penilaian
    • Kelincahan, keluwesan dan ekspresi peserta
    • Ketepatan durasi waktu yang telah ditentukan panitia

Festival Band
  1. Biaya Pendaftaran
    • Uang pendaftaran Rp150.000/Band
  2. Ketentuan Festival
    • Siswa/Siswi SMA Widuri 46
    • Personil Band tidak harus satu kelas
    • Membawakan 2 lagu (1 lagu bebas dan 1 lagu ciptaan sendiri)
    • Durasi tampilan tiap band maksimal 15 menit
    • Tema Lagu bebas tapi tidak mengandung SARA
    • Harap memberikan demo lagu terlebih dahulu


7.    Susunan Panitia

Pelindung
Drs. H. Saefullah
Ketua
Oki
Sekretaris
Gina
Bendahara I & II
Juan danTami
Juri Puisi
Roesiana Silalahi, S.Pd
Juri Fashion Show
Linda Hevira, S.Pd
Seksi – seksi

Acara
Marcel, Tasya, Fajar, Fandy
Perlengkapan
Tommy, Okta
Keamanan
Daniel, Angga, Bisma
Kebersihan
Rama, Samuel, Yeyen
Konsumsi
Yuli, Devi
Dokumentasi
Yunan, Andri
                
8.   Jadwal Kegiatan

Waktu
Kegiatan
08.00 – 08.20
Sambutan dari penyelarangga acara
08.20 – 09.30
resepsi pemotongan kue ulang tahun sekolah
09.30 – 11.00
Lomba Menulis dan Membaca Puisi
11.00 – 12.00
Band Performance
12.00 – 13.30
ISOMA
13.30 – 14.30
Band Performance
14.30 – 15.30
Lomba Miss Fashion Show
15.30 – 17.30
Band + Guest Star Performance
17.30 – 18.45
pengumuman pemenang lomba dan pemberian hadiah
    18.45 – Selesai
Penutupan


9.   Hadiah lomba

Juara 1  :  Piala + Uang Rp300.000
Juara 2  :  Piala + Uang Rp200.000
Juara 3  :  Piala + Uang Rp150.000

10.   Pendaftaran

Marcel
Hp            : 087788116565
Email       : marcel123@yahoo.com
Tasya
Hp            : 081381776631
Email       : tasyawidowati@yahoo.com

11.   Penutup

            Demikian proposal kegiatan “SHOW YOUR ACT!“ SMA Widuri 46 2013 ini kami susun sebagai dasar pelaksanaan kegiatan. Keberhasilan kegiatan ini sangat membutuhkan bantuan dan peran serta dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami mengharapkan kerjasama semua pihak untuk mendukung kelancaran acara ini. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.


                                                                                                                        Depok, 21 Agustus 2013





      Ketua Acara                                                                                               Ketua OSIS




                OKI                                                                                                             ARAFAT
    



Mengetahui,
Pelindung



Drs. H. Saefullah
Kepala Sekolah SMA Widuri 46